Kontroversi Penunjukkan Dua Kerabat Jokowi di Posisi Strategis, Bagaimana Tanggapan Pertamina?

PT Pertamina tanggapi kontroversi penunjukkan dua kerabat Jokowi di posisi strategis (Foto: Instagram/@ptpertaminapatraniaga)

PARBOABOA, Jakarta - Informasi terkait penunjukkan dua kerabat Joko Widodo (Jokowi) di PT Pertamina (Persero) melahirkan sejumlah tafsir liar. 

Publik menduga, Jokowi sedang memainkan strategi untuk memperkuat dinasti politik dengan memasukkan sejumlah anggota keluarga ke perusahaan-perusahaan milik negara.

Adapun keduanya adalah Bagaskara Ikhlasulla Arif, Manajer Non-Government Relations PT Pertamina (Persero) dan Joko Priambodo, Direktur Pemasaran dan Operasi PT Pertamina Patra Logistik.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso turut membuka suara.

Ia menerangkan bahwa Bagaskara telah bergabung dengan PT Pertamina (Persero) sejak tiga tahun lalu melalui jalur profesional atau experienced hire (pro hire). 

"Masuk Pertamina sejak 2021, melalui jalur profesional atau experienced hire (pro hire)," pungkas Fadjar di Jakarta, Senin (10/06/2024).

Sebagai informasi, Bagaskara adalah anak dari Arif Budi Sulistyo dan Titik Relawati, adik bungsu Jokowi.

Menurut Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI), Bagaskara lulus dari Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2016 silam. 

Setelah tiga tahun bekerja di Pertamina, Bagaskara mengikuti seleksi internal dan diangkat menjadi manajer pada Maret 2024. 

"Semua sesuai prosedur yang berlaku di perusahaan," tambah Fadjar.

Ia menegaskan bahwa Pertamina melakukan rekrutmen experienced hire sesuai kebutuhan perusahaan dengan mempertimbangkan kompetensi calon. 

Proses ini, lanjutnya, dilakukan sesuai standar yang berlaku di Pertamina. Tidak ada tahapan yang dilanggar Bagaskara. 

Kerabat Jokowi lainnya, Joko Priambodo merupakan keponakan Jokowi dan menantu dari hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman. 

Joko diangkat sebagai Direktur Pemasaran dan Operasi Patra Logistik sejak 20 Mei 2024 lalu.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengklarifikasi proses penunjukan Joko telah disesuaikan dengan ketentuan yang perusahaan. 

"Yang bersangkutan bergabung di Pertamina sejak 2017 lalu dan merintis karir dari bawah," kata Irto.

Ia menjelaskan, selama di Pertamina Joko telah memegang berbagai posisi penting, termasuk Stakeholder Relations Management Pertamina (Persero). 

Ia juga pernah menduduki jabatan sebagai Board of Director Office Pertamina (Persero), Sales Branch Manager Yogyakarta, dan Sales Area Manager Banten.

Di samping itu, Joko disebut memiliki pengalaman di bidang logistik melalui Pertamina International Shipping

"Selama bekerja di Pertamina, yang bersangkutan menunjukkan kinerja yang cemerlang. Ia beberapa kali mendapat penghargaan dari perusahaan," ujar Irto.

Salah satu penghargaan yang berhasil diraih Joko adalah masuk dalam list Top Talent Management Pertamina Group.

Dengan adanya pengakuan dari keduanya, PT Pertamina memastikan bahwa proses rekrutmen dan penunjukan dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

Tujuannya adalah menjaga integritas dan profesionalisme perusahaan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Editor: Defri Ngo
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS