Peran Indonesia Mewujudkan Arti Penting Perdamaian Dunia Bagi Kemajuan Sebuah Negara

Ilustrasi Perdamaian Dunia (Foto: istockphoto via tirto.id)

PARBOABOA - Perdamaian Dunia adalah sebuah gagasan kebebasan, perdamaian, dan kebahagiaan bagi suatu bangsa atau negara.

Tujuan utama upaya perdamaian dunia adalah bila seluruh negara berada dalam satu imperium dengan undang-undang yang seragam bagi semua negara.

Perdamaian dunia bagi sebuah bangsa adalah hal penting untuk perkembangan dan kemajuan bangsa itu sendiri. Untuk itu perlu memahami arti penting perdamaian dunia bagi kemajuan sebuah negara.

Arti Penting Perdamaian Dunia

1. Penerimaan Hak Orang Lain

Penerimaan hak orang lain adalah hak-hak dasar serta kebebasan sosial dan budaya informal yang dimiliki setiap orang.

Sebagai contoh, Amerika memiliki persatuan orang-orang yang termarginalisasi. Orang-orang ini adalah orang yang kulit hitam, latin dan yang tidak berkulit putih.

Mereka cenderung mendapatkan tindakan diskriminasi karena perbedaan warna kulit. Sehingga terbentuklah sebuah persekutuan untuk mencegah terjadinya hukuman yang tidak adil bagi mereka yang tidak berkulit putih.

2. Menjaga Kestabilan Ekonomi dan Meminimalisir tindakan Korupsi

Dengan adanya perdamaian dunia, setiap negara bisa memutuskan untuk menjaga kestabilan ekonominya serta menjaga peraturan hukum yang ada di negaranya.

Dengan adanya perdamaian dunia, sebuah negara tidak perlu khawatir akan adanya ketidakstabilan ekonomi yang ada akibat perang-perang yang dipicu oleh ketegangan politik luar negeri.

Sebagai contoh, korupsi juga dapat merusak perdamaian di sebuah negara dan dapat meningkatkan kesenjangan antara masyarakat dan pemerintah, sehingga merusak perdamaian dalam suatu bangsa.

3. Menjaga Kestabilan Politik

Perdamaian dunia membuat sebuah negara memiliki kemampuan untuk menjaga kestabilan politik baik dalam negara itu sendiri maupun politik beda negara.

Jika politik dalam sebuah negara tidak benar, maka dapat memicu ketegangan politik antar negara hingga menciptakan terjadinya peperangan.

Peran Indonesia dalam Menciptakan Perdamaian Dunia

Indonesia terlibat dalam menciptakan perdamaian dunia karena merupakan negara yang berlandaskan hukum.

Hari perdamaian dunia diperingati setiap tanggal 21 September dimana peran Indonesia dalam perdamaian dunia juga tercantum pada amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) RI tahun 1945 pada alinea ke-4.

Terdapat dua cara yang dilakukan Indonesia guna mewujudkan perdamaian dunia yaitu dengan Organisasi Internasional dan Hubungan Internasional, berikut penjelasannya!

Organisasi Internasional

Organisasi ini adalah suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat secara sukarela atau atas dasar kesamaan yang bertujuan menciptakan perdamaian dunia dalam tata hubungan internasional.

Mengikuti program Organisasi Internasional adalah bagaimana keterlibatan bangsa indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia. Berikut ini bentuk dukungan Indonesia dalam mewujudkan Perdamaian Dunia, yaitu:

  1. Aktif dalam Gerakan Non Blok (GNB).
  2. Penyelenggara Konferensi Asia Afrika (KAA) pada 1955.
  3. Melopori berdirinya ASEAN yang memiliki tujuan menjaga stabilitas perdamaian regional Asia Tenggara.
  4. Ikut serta mengirimkan misi perdamaian di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam Misi Republik Indonesia (MISIRIGA).
  5. Indonesia aktif dalam organisasi OPEC. OPEC merupakan negara-negara pengekspor minyak.

Hubungan Internasional

Hubungan internasional merupakan kegiatan yang menyangkut aspek internasional dan regional.

Kegiatan ini dilakukan oleh pemerintahan di tingkah daerah dan pusat, organisasi politik, LSM, warga, dan badan usaha.

Di bawah ini arti penting hubungan internasional bagi dinamika peran Indonesia dalam perdamaian dunia, di antaranya:

  1. Meningkatkan persaudaraan segala bangsa.
  2. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar.
  3. Meningkatkan perdamaian internasional.
  4. Pembentukan satu persahabatan dengan semua negara di dunia.
  5. Mempertahankan barang-barang yang diperlukan dari luar.
  6. Pembentukan satu negara Republik Indonesia yang demokratis.
  7. Pembentukan satu masyarakat yang makmur dan adil secara spiritual atau material.
Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS