15 Rekomendasi Film Jadul Indonesia yang Cocok untuk Mengenang Masa Lalu

Poster film Ada apa dengan Cinta? (Foto: Tangkapan layar YouTube mellygoeslaw)

PARBOABOA - Film jadul Indonesia memiliki tempat istimewa di hati banyak orang, membawa kenangan yang indah dari masa lalu.

Tidak hanya sekadar hiburan, film ini juga mencerminkan perkembangan budaya dan sejarah Indonesia. Karyanya menawarkan cerita yang kuat, akting luar biasa, dan potret autentik dari budaya dan masyarakat pada masanya.

Dari film-film komedi klasik yang menggelitik hingga drama romantis yang mendalam, setiap film memiliki pesona dan nilai-nilai yang khas, yang mungkin akan membangkitkan kenangan manis dan senyum di bibir.

Ayo kita mulai perjalanan ini dan merenungkan kembali pesona film-film Indonesia era lama yang tak terlupakan.

Berikut Parboaboa akan merekomendasikan judul-judul film jadul Indonesia yang patut ditonton sebagai perjalanan nostalgia dan penghargaan terhadap warisan sinema Indonesia.

1. Ada Apa Dengan Cinta – AADC (2002)

Salah satu film jadul romantis ini berkisah tentang seorang remaja perempuan bernama Cinta (diperankan oleh Dian Sastrowardoyo) yang baru saja pindah ke Jakarta dan masuk SMA.

Di sekolah barunya, Cinta bertemu dengan teman-teman baru dan akhirnya terlibat dalam lingkaran pertemanan yang beragam.

Salah satunya adalah seorang cowok populer bernama Rangga (diperankan oleh Nicholas Saputra), yang awalnya terkesan sombong dan misterius.

2. Catatan Si Boy (1987)

Film ini mengisahkan tentang perjalanan seorang pemuda bernama Si Boy (diperankan oleh Dicky Zulkarnaen) yang sedang mencari jati dirinya.

Boy adalah seorang pemuda dari keluarga kaya, namun ia merasa tidak puas dengan hidupnya yang glamor dan ingin mencari makna yang lebih dalam dalam hidupnya.

3. Gita Cinta dari SMA (1979)

Berkisah tentang kisah cinta remaja di sebuah sekolah menengah atas. Cerita berfokus pada seorang siswa SMA bernama Adi (Chrisye) yang jatuh cinta pada seorang siswi SMA bernama Gita (Bertha J. H.) yang juga menjadi sahabatnya.

Adi dan Gita adalah teman dekat sejak kecil, tetapi perasaan cinta Adi pada Gita tumbuh lebih kuat seiring berjalannya waktu.

Namun, hubungan mereka berdua menjadi rumit karena munculnya seorang pemuda bernama Tino (diperankan oleh Tommy Kurniawan) yang juga tertarik pada Gita.

4. Eiffel… I’m in Love (2003)

Film jadul romantis ini mengisahkan tentang seorang gadis muda bernama Tita (diperankan oleh Shandy Aulia) yang bekerja sebagai pelayan di sebuah kafe di Jakarta. Tita adalah seorang gadis yang ceria dan penuh imajinasi, tetapi dia merasa kesepian dalam kehidupannya yang monoton.

Suatu hari, Tita menemukan kotak surat yang tersembunyi di dalam loker kantornya. Kotak surat itu berisi surat cinta yang ditulis oleh seorang pria yang tidak dikenal.

5. Gie (2005)

Soe Hok Gie adalah pemuda yang tumbuh pada masa pemerintahan Soekarno dan hidup dalam gejolak politik dan sosial Indonesia pada tahun 1960-an. Gie adalah seorang mahasiswa yang cerdas, peka terhadap masalah sosial, dan kritis terhadap ketidakadilan di sekitarnya.

Gie menjadi anggota dari kelompok intelektual dan aktivis yang memprotes pemerintahan Orde Baru yang otoriter. Dia terlibat dalam berbagai aksi protes dan berusaha untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat Indonesia.

6. Nagabonar (1987)

Seorang pria tua bernama Nagabonar (diperankan oleh Deddy Mizwar) tinggal di sebuah desa kecil di Indonesia. Nagabonar adalah tokoh yang unik dan seringkali memicu tawa karena tingkah lakunya yang kocak dan humoris.

Nagabonar adalah seorang yang tegas dan sering memprotes segala bentuk ketidakadilan yang terjadi di desanya. Nagabonar adalah film jadul Indonesia terbaik sampai detik ini.

7. Petualangan Sherina (2000)

Gadis cerdas dan berbakat bernama Sherina (Sherina Munaf) tinggal bersama keluarganya di Jakarta. Sherina adalah seorang siswa yang aktif dan memiliki imajinasi yang kuat.

Suatu hari, di sekolah barunya, Sherina bertemu dengan seorang teman bernama Sadam (Derby Romero), yang juga memiliki kemampuan musik yang luar biasa.

Sherina dan Sadam menjadi sahabat dekat dan mereka berdua terlibat dalam petualangan seru ketika mereka mencoba untuk mengungkapkan sebuah konspirasi yang terjadi di lingkungan mereka.

8. Joshua Oh Joshua (2000)

Berkisah tentang seorang anak laki-laki bernama Jojo (Joshua Suchman) yang tinggal bersama orang tua angkatnya Ibu Nani (Cut Keke) dan Tuan Gitto (Eeng Saptahadi).

Mereka hidup dalam kemiskinan sehingga memaksa Jojo mengamen di jalan sepulang sekolah. Padahal, Jojo merupakan anak dari pasangan kaya raya, Ibu Jeffrey (Desy Ratnasari) dan Pak Jeffrey (Anjasmara).

Saat Jojo masih bayi, wanita gila membawanya pergi. Kemudian Jojo membawa bayi itu ke suatu tempat dan ditemukan oleh Pak Gito yang merawatnya. Film ini termasuk kategori film jadul terbaik.

9. Samson Betawi (1975)

Samson dikenal sebagai sosok yang memiliki kekuatan fisik yang luar biasa, mirip dengan tokoh Samson dalam cerita Alkitab. Ia memiliki daya tahan dan kekuatan yang membuatnya dihormati dan ditakuti oleh masyarakat sekitarnya.

Namun, meskipun Samson memiliki kekuatan fisik yang hebat, ia adalah pria yang baik hati dan berjiwa besar. Kehidupan Samson menjadi semakin kompleks ketika ia terlibat dalam konflik dengan sekelompok penjahat yang ingin menaklukkannya.

10. Warkop DKI (1980)

"Warkop DKI" adalah salah satu dari banyak film komedi yang dibintangi oleh Warkop DKI, sebuah trio komedian terkenal di Indonesia yang terdiri dari Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo), dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro).

Film-film mereka dikenal karena humor slapstick dan komedi khas mereka. Tidak ada film berjudul "Warkop DKI" pada tahun 1980, karena Warkop DKI merilis banyak film pada periode tersebut.

11. Laskar Pelangi (2008)

Film jadul ini berlatar belakang di Pulau Belitung, Indonesia, dan mengisahkan tentang sekelompok anak-anak yang tinggal di daerah tersebut. Mereka berasal dari latar belakang yang sederhana dan miskin, tetapi memiliki semangat dan tekad untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Kepala sekolah mereka, seorang guru bersemangat bernama Bu Muslimah (Cut Mini Theo), berusaha keras untuk memotivasi dan menginspirasi anak-anak ini untuk tetap bersekolah meskipun mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya fasilitas dan dukungan.

12. Heart (2006)

Film "Heart" bercerita tentang seorang gadis tomboy Rachel (diperankan oleh Nirina Zubir), yang teman masa kecilnya adalah Farel (diperankan oleh Irwansyah).

Persahabatannya diuji saat Farrell mengaku jatuh cinta pada Luna (diperankan oleh Acha Septriasa), gadis feminim yang membuat Rachel cemburu. Film ini termasuk dalam kategori film jadul Indonesia terbaik.

13. Love is Cinta (2007)

Setelah lulus SMA, Ryan (Irwansyah) harus berpisah dari pacarnya Cinta (Acha Septriasa). Ryan tidak mengucapkan kata "cinta" dalam perpisahannya. Faktanya, cinta menunggu kata-kata ini untuk menegaskan dirinya.

Sebuah kecelakaan merenggut nyawa Ryan. Namun, Ryan meminta Malaikat Maut memberinya waktu tiga hari untuk mengungkapkan kata "cinta". Ryan kemudian memanfaatkan jasad Dhoni (Raffi Ahmad) yang sempat pingsan di rumah sakit.

14. Hantu Ambulance (2008)

Sekelompok remaja sedang berlibur bersama di sebuah rumah kosong di pedesaan. Mereka mencoba untuk menghabiskan waktu bersama dan bersenang-senang selama liburan.

Namun, perjalanan mereka berubah menjadi mimpi buruk ketika mereka menemui sebuah ambulance tua yang tampaknya terabaikan dan berisi berbagai barang misterius.

15. Pengabdi Setan (1980)

Ibu rumah tangga bernama Mawarti (Ruth Pelupessy) memiliki keluarga yang terdiri dari suami dan empat anak. Mawarti dan keluarganya tinggal di sebuah rumah pedesaan yang terpencil.

Suatu hari, Mawarti jatuh sakit dengan gejala misterius dan kemudian meninggal dunia secara tiba-tiba. Setelah kematian ibu mereka, keluarga tersebut mulai mengalami peristiwa-peristiwa supranatural yang menakutkan di sekitar rumah mereka.

Nah, itu dia rekomendasi film jadul terbaik yang dapat Sobat Parboaboa tonton di akhir pekan.

Film-film ini bukan hanya karya seni yang memikat tetapi juga sepotong sejarah budaya yang berharga. Melalui karakter-karakternya yang tak terlupakan, cerita-ceritanya yang mendalam, dan pesan-pesan yang tersembunyi, film jadul 90an ini tetap hidup dalam ingatan kita.

Jadikanlah waktu untuk menikmati kembali atau bahkan mengeksplorasi film-film jadul ini, dan kamu mungkin akan menemukan bahwa mereka masih memiliki pesona yang tak tergantikan.

Terima kasih telah menemani kami dalam perjalanan nostalgia ini, dan semoga kamu selalu mengenang masa lalu dengan penuh cinta dan apresiasi terhadap warisan perfilman Indonesia.

Editor: Sari
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS