Jadi Mobil Listrik Pertama Xiaomi, SU7 dan SU7 Ultra Siap Saingi Tesla

Mobil Listrik Xiaomi SU7 (Foto:YouTube Xiaomi)

PARBOABOA - Xiaomi secara resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya, SU7, secara global di acara Mobile World Congress (MWC 2023) di Barcelona, Spanyol. Mobil ini sebelumnya telah diperkenalkan di China pada 28 Desember 2023 dan mulai didistribusikan sejak Februari 2024.

Sebagai sedan yang mengusung teknologi ramah lingkungan dan kinerja yang unggul, SU7 akan menjadi bagian integral dari ekosistem perangkat Xiaomi yang berjudul 'Human x Car x Home'.

Lei Jun, CEO Xiaomi, mengatakan bahwa masuknya perusahaan ke industri otomotif adalah langkah besar setelah fokus pada dunia smartphone

Dia berharap Xiaomi bisa menjadi salah satu dari lima besar produsen mobil di dunia dalam 15 hingga 20 tahun ke depan. 

Untuk mewujudkan tujuan ini, perusahaan telah menginvestasikan 10 miliar yuan pada riset dan pengembangan mobil listrik sebagai langkah awal.

Xiaomi memperkenalkan lima teknologi inti dalam pengembangan mobil listriknya, yaitu E-Motor, Baterai, Xiaomi Hyper Die-Casting, Xiaomi Pilot Autonomous Driving, dan Smart Cabin. 

Beberapa teknologi dari Xiaomi EV telah menjadi yang pertama di dunia, menunjukkan dedikasi Xiaomi dalam inovasi sejak 13 tahun lalu.

Xiaomi menghadirkan dua varian mobile dalam perilisannya, yakni SU7 standar dan SU7 Max. Varian standar menggunakan penggerak belakang dengan tenaga maksimal 220 kW dan torsi 400 Nm.

SU7 memiliki volume bagasi 105 liter di depan dan 517 liter di belakang. Dimensinya sedikit lebih panjang dari Porsche Taychan.

Dengan tenaga tersebut, SU7 diklaim bisa mencapai 0-100 km/h dalam 5.28 detik. Varian ini juga menggunakan sistem penggerak all-wheel drive (AWD) dengan tenaga maksimal 425 kW dan torsi 838 Nm. 

Kecepatan tertingginya mencapai 265 km/h, lebih tinggi dari Porsche Taychan Turbo atau Tesla Model S.

Selain itu, mobil ini mendukung pengisian daya dengan voltase 800V dan mampu menambah jarak sejauh 220 km hanya dalam waktu 5 menit.

Baterai Qilin NMC dari Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) dengan kapasitas 101 kWh memberikan jangkauan maksimum hingga 800 km.

Sementara itu, SU7 Max menggunakan penggerak all-wheel drive (AWD) dengan tenaga maksimal 42 kW dan torsi 838 Nm. Varian ini dapat mencapai 0-100 km/h dalam waktu 2.78 detik dan memiliki jangkauan maksimum 800 km.

Dari segi desain, Xiaomi SU7 mengusung desain sedan sporty dan futuristis yang elegan. Dimensinya proporsional dengan panjang 4.997 mm, lebar 1.963 mm, tinggi 1.440 mm, dan wheelbase 3.000 mm.

Xiaomi merancang baterai dengan tegangan 871V dan berkolaborasi dengan produsen baterai CATL menggunakan teknik Cell to Body (CTB). 

Ini membuat desain mobil lebih kompak dengan chasis yang terintegrasi dengan baterai. Untuk menjaga suhu baterai, mobil ini dibekali water cooling air seluas 7,8 m².

Mobil ini dilengkapi dengan lima tombol fisik, salah satunya untuk mengatur spoiler dan menurunkan air suspension

Fitur ini dapat ditambahkan dengan sistem modular dan layar besar 16,1 inci dengan resolusi 4K, dikenal sebagai Xiaomi Smart Cockpit.

Smart Cockpit pada mobil listrik Xiaomi SU7 merupakan bagian dari desain interior yang menggabungkan teknologi canggih untuk menciptakan pengalaman berkendara yang modern dan inovatif.

Tak hanya itu, Xiaomi SU7 juga dilengkapi dengan layar tengah horizontal yang memberikan akses visual yang nyaman bagi pengemudi.

Fitur LiDAR yang digunakan dalam mobil ini, memungkinkan mobil untuk melakukan manuver parkir mandiri di gedung parkir bertingkat. Pengemudi dapat mengakses fitur ini melalui layar infotainment.

Bagian interior SU7 juga memiliki desain dashboard yang mengambang yang terintegrasi dengan head-up display, menciptakan tampilan futuristik.

Dengan kombinasi fitur-fitur canggih seperti layar horizontal, LiDAR, dan desain dashboard yang modern, Xiaomi Smart Cockpit pada Xiaomi SU7 memberikan pengalaman berkendara yang terhubung dan nyaman bagi pengemudi. 

Fitur tersebut mendukung Hyper OS seperti pada seri terbaru smartphone Xiaomi dan Apple CarPlay. 

Dengan adanya layar besar dan sistem modular ini, pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara yang terhubung dan canggih, mirip dengan antarmuka pada smartphone terbaru Xiaomi serta integrasi dengan Apple CarPlay untuk konektivitas yang lebih luas.

Jadi Pesaing Tesla

Sebagai inovasi terbaru dari Xiaomi dalam industri mobil listrik, SU7 menawarkan standar spesifikasi yang mampu bersaing dengan Tesla yang telah lebih dulu terjun di pasar.

Dengan teknologi canggih dan desain yang modern, SU7 menjanjikan pengalaman berkendara yang seru dan ramah lingkungan bagi para pengguna yang semakin peduli akan mobilitas berkelanjutan.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, SU7 memiliki keunggulan dalam kecepatan pengisian baterai dibandingkan dengan Tesla. 

Mobil listrik ini juga menawarkan performa akselerasi atau peningkatan kecepatan yang superior dibandingkan dengan Tesla. Dengan versi tertingginya yang mencapai jarak tempuh 800 km, SU7 menawarkan jangkauan yang lebih luas daripada Tesla Model S.

Dengan konsep desain yang terinspirasi oleh Porsche Taycan serta fitur-fitur canggih seperti sensor LiDAR untuk bantuan mengemudi, SU7 menghadirkan kombinasi yang memukau dan lebih elegan jika dibandingkan dengan Tesla.

SU7 diharapkan dapat bersaing dengan mobil listrik premium lainnya dari segi desain, performa, jangkauan, keselamatan tinggi, dan teknologi canggih seperti sistem operasi HyperOS yang dikembangkan oleh Xiaomi.

Dengan segala keunggulan yang dimiliki, Xiaomi SU7 menawarkan solusi menarik bagi mereka yang menginginkan mobilitas listrik yang canggih dan efisien.

Editor: Ester
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS