Kang Emil Disentil PDIP: Jangan Percaya Diri, Nama Cawapres Masih di Keranjang Bu Mega

Kang Emil diingatkan PDIP jangan terlalu percaya diri. (Foto: Instagram/@ridwankamil.support)

PARBOABOA, Jakarta - Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil, diingatkan PDIP untuk tidak terlalu percaya diri menjadi cawapres Ganjar Pranowo.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan, tak ada siapapun berhak mengklaim otomatis dipilih sebagai cawapres Ganjar meski sudah bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Said menyampaikan hal tersebut menanggapi klaim Partai Golkar bahwa Megawati menawarkan posisi cawapres Ganjar saat bertemu Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Ketua Badan Anggaran DPR itu menegaskan, saat ini nama-nama kandidat cawapres Ganjar masih di keranjang Megawati untuk dipertimbangkan.

Pertemuan Megawati dengan Kang Emil, kata dia, tidak secara otomatis memilih politisi Golkar itu untuk mendampingi Ganjar sebagai cawapres. Sebab, yang bertemu dengan Megawati datang dari berbagai kalangan.

Biasanya, kata Said, "Ibu tidak akan langsung, tidak akan pernah bicara soal calon."

Sebelumnya, kabar terkait Kang Emil diminta Megawati sebagai cawapres Ganjar dibocorkan politisi Senior Golkar, Aksa Mahmud.

Dalam keterangannya di kantor PWNU DKI, Jakarta Timur, pada Kamis (7/9/2023), Aksa menyebut, "Ridwan Kamil akan menjadi wakil dari Ganjar, hampir dipastikan."

Kepastian jadi atau tidaknya Ridwan Kamil maju sebagai cawapres, kata Aksa, tinggal menunggu persetujuan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

Ia mengklaim, PDIP melirik Ridwan Kamil sebagai cawapres Ganjar lantaran partai moncong putih itu membutuhkan sosok yang bisa mendulang suara dari Jawa Barat. 

Sementara, Ganjar bersama PDIP sudah menguasai Jawa Tengah. Karena itu, strategi memenangkan Pilpres, kata Aksa, adalah menguasai dua Provinsi di Pulau Jawa. 

Menurut Aksa, "pemilih di pulau jawa itu 62 persen, sehingga yang menguasai dua Provinsi itu akan menguasai Pilpres."

Analisis Aksa sebetulnya sejalan dengan keterangan politikus PDIP Aria Bima, yang menyebut Ridwan Kamil bisa mendongkrak elektabilitas Ganjar Pranowo.

Menurutnya, Ridwan memberikan dukungan yang cukup kuat di Jawa Barat, dan hal itu yang menjadi faktor pertimbangan PDIP untuk mengajak Kang Emil menjadi cawapres Ganjar.

Bahkan, kata dia, jika koalisi pengusung Ganjar benar akan memilih Ridwan Kamil sebagai cawapres, maka komunikasinya akan lebih mudah dengan Partai Golkar. 

Sebab sebelumnya, demikian Aria, Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto pernah bertemu dan membentuk tim kecil untuk membahas peluang kerja sama pada Pilpres 2024.

Jika melihat hasil survei terbaru yang dikeluarkan Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), duet Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil unggul dari dua rivalnya, yakni pasangan Prabowo Subianto-Erick Thohir, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Dalam survei yang dirilis pada Jumat (15/9/2023) iti, elektabilitas Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil mencapai 35,4 persen. Kemudian disusul Prabowo-Erick 31,7 persen, dan Anies-Muhaimin 16,5 persen.


 

Editor: Andy Tandang
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS