Aplikasi Google Podcast Bakal Ditutup Tahun Depan

Ilustrasi Google Podcast (Foto: Google Podcast)

PARBOABOA - Pada September lalu, Google mengumumkan akan menutup aplikasi Google Podcasts-nya. Namun, saat itu perusahaan belum mengumumkan kapan akan melakukannya. Kini, Google telah mengumumkan bahwa mereka akan menutup aplikasi Google Podcast pada April 2024.

Langkah ini mengikuti penyertaan podcast ke YouTube pada tahun 2022, yang menyederhanakan penawaran audio Google dalam satu atap.

Untuk membantu pengguna dalam transisi, Google telah meluncurkan alat migrasi baru. Alat ini memungkinkan pengguna dengan mudah mentransfer langganan podcast yang ada dari Google Podcasts ke YouTube Music.

Saat ini, alat migrasi tersebut hanya tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat tetapi diperkirakan akan segera diluncurkan secara global.

Namun, Google diperkirakan akan menggulirkan alat tersebut secara lebih luas dalam waktu dekat. Google menyebut alat migrasi baru ini akan muncul di dalam aplikasi Google Podcasts dalam beberapa pekan mendatang.

Alat tersebut akan diakses melalui banner yang tersemat di bagian atas layar tampilan aplikasi. Selain itu, instruksi per langkah terkait proses migrasi akan tersedia di situs dukungan resmi Google untuk YouTube Music.

Penutupan layanan ini juga kemungkinan besar akan mendorong YouTube Music menawarkan layanan baru bernama “YouTube Podcasts” .

Google juga menjelaskan bahwa pengguna bakal diberi kesempatan dan waktu yang cukup panjang untuk mengekspor langganan podcast mereka menjelang penutupan Google Podcast pada April 2024.

Untuk opsi kedua, pengguna diberi kontrol dan kebebasan memilih apakah ingin berhenti menggunakan ekosistem dari Google atau melanjutkannya di aplikasi pihak ketiga.

Jika jawabannya setuju, pengguna dimungkinkan mengekspor langganan Google Podcasts dengan format file OPML di laman podcasts.google.com/settings.

File berformat OPML (Outline Processor Markup Language) bisa disimpan menggunakan struktur tertentu dengan formal XML.

File tersebut nantinya dapat digunakan untuk bertukar informasi antar aplikasi untuk perangkat yang menjalankan sistem operasi apapun.

Kendati begitu, alat migrasi yang sudah dijelaskan di atas baru tersedia untuk pengguna yang berbasis di Amerika Serikat (AS) saja.

Kemungkinan fitur tersebut akan digulirkan secara bertahap ke pengguna global dalam beberapa waktu ke depan.

Perubahan ini mungkin akan membingungkan sejumlah pihak, namun Google menjanjikan pengalaman baru ini akan menyuguhkan pengalaman podcast keseluruhan yang memanjakan pengguna.

Editor: Wanovy
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS